Who's Online
Ada 29 tamu sedang online


Our Partners
MGC
JTC
Nippon Koei
LAPI ITB
SMEC INTERNATIONAL


Jumlah Pengunjung



Artikel Favorit

 

 











 

 

home mail

KA Jadi Prioritas Pembangunan Transportasi di Jawa
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 09 Maret 2008
Pemerintah akan membangun jaringan kereta api (KA) di Pulau Jawa dengan prioritas kereta penumpang, baik kereta perkotaan (komuter) jarak jauh maupun menengah.

Pernyataan itu dikemukakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal saat meresmikan pengoperasian KA Prambanan Ekspres Baru dengan rangkaian kereta rel diesel elektrik (KRDE) jurusan Solo - Yogyakarta - Kutoharjo pulang pergi (pp) di Stasiun Solo Balapan, Sabtu.

Pemerintah mengencarkan pembangunan KA perkotaan mengingat perkembangan dan pertumbuhan kota-kota di Jawa diwarnai dengan kepadatan dan kemacetan lalu lintas yang kronis.

"Kemacetan tidak saja memboroskan waktu, biaya, BBM, polusi udara, dan emisi gas buang tinggi. Namun juga menyebabkan turunnya produktivitas ekonomi kota, negara, dan kualitas hidup masyarakat," katanya.

Terkait dengan pengembangan perkeretaapian di Pulau Jawa, katanya, pemerintah daerah dapat mendorong subsektor transportasi perkeretaapian di daerah masing-masing, baik untuk angkutan jarak pendek, sedang, dan jauh, terutama untuk transportasi perkotaan.

Pemberlakuan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian maka pemerintah daerah diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan dan membangun perkeretaapian di daerahnya baik melalui investasi swasta maupun melalui BUMD," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz mengatakan dengan dioperasikan KRDE diharapkan mampu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di rute itu, termasuk memperlancar roda perekonomian antara daerah tersebut.

Direktur Keselamatan dan Teknik Sarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian Asril Syafei mengatakan pembiayaan modifikasi KRL menjadi KRDE bersumber dari dana APBN Direktorat Jenderal Perkeretaapian, melalui DIPA Satuan Kerja Pengembangan Sarana Perkeretaapian berjumlah Rp 38,9 miliar.

Dia mengatakan, satu KRDE pada kondisi beban penuh mampu mengangkut total penumpang yang duduk dan berdiri sebanyak 1250 orang. (ANT)

 
 
  PT. Dardela Yasa Guna - Jakarta - Indonesia © copyright 2006 - 2014