Who's Online
Ada 8 tamu sedang online


Our Partners
MGC
JTC
Nippon Koei
LAPI ITB
SMEC INTERNATIONAL


Jumlah Pengunjung



Artikel Favorit

 

 











 

 

home mail

PT Kereta Api Akan Uji Coba Lokomotif Bahan Bakar Gas
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 05 Februari 2008
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ronny Wahyudi mengatakan, perusahaannya akan mengujicobakan penggunaan lokomotif berbahan bakar gas menggantikan bahan bakar solar. "Kami akan uji coba tahun ini," katanya di Bandung, Jumat (25/1).

Menurut dia, uji coba itu merupakan langkah yang diambil untuk menyiasati kenaikan harga solar sejalan dengan kenaikan minyak mentah dunia. Saat ini PT Kereta Api tengah merancang lokomotif berbahan bakar gas dan akan dibuat di dalam negeri. Rencana ini diharapkan bisa selesai untuk diuji Juli nanti.

Satu unit lokomotif berbahan bakar gas itu akan dicoba di Sumatera Selatan. Lokomotif itu rencananya akan digunakan uintuk menarik gerbong pengangkut batu-bara di sana.

Pengujian itu, papar Ronny, untuk mengetahui investasi yang dibutuhkan dalam pembuatannya. Sekaligus, tambahnya, mengetahui efisiensi yang bisa diperoleh dengan pemakaian bahan bakar tersebut. Dari hitungan di atas kertas, katanya penghematan Bahan Bakar Minyak bisa mencapai 40 persen sampai 50 persen.

Menurut Ronny, pada Juli nanti, PT Kereta Api juga akan meluncurkan beberapa kereta api baru. Di antaranya, paparnya, 1 set Kereta Rel Listrik (KRL) Ekonomi plus AC - dengan harga tiket di bawah KRL AC plus yang kini sudah beroperasi. KRL Ekonomi Plus yang memakai AC itu akan dioperasikan di Jabodetabek.

PT Kereta Api juga akan menambah 1 rangkaian Kereta Rel Diesel (KRD) untuk Daerah Operasi II Bandung dengan menggunakan gerbong kereta eks-KRL Jepang. Kereta komuter itu akan beroperasi melayani lintasan Padalarang-Cicalengka.

Selain itu, papar Ronny, perusahaannya juga akan menambah rangkaian kereta baru untuk kereta api yang saat ini sudah beroperasi. "Kita akan meluncurkan kereta baru seperti Argo Lawu dan Argo Dwipangga," katanya.

Direktur Operasional PT Kereta Api Indonesia Soedarmo Ramadhan mengatakan, penambahan kereta baru itu masing-masing 1 rangkaian. Penambahan itu, paparnya, sejalan dengan pengoperasian rel double-track baru di lintasan Kroya-Yogyakarta.

Keberadaan rel double track tersebut, paparnya akan menambah kapasitas lintasannya. "Tadinya 90 kereta api pr hari sekarang bisa sampai 184 lintasan," katanya.

Sumber: Tempo Interaktif

Terakhir diperbaharui ( Selasa, 05 Februari 2008 )

 
 
  PT. Dardela Yasa Guna - Jakarta - Indonesia © copyright 2006 - 2014