Who's Online
Ada 17 tamu sedang online


Our Partners
MGC
JTC
Nippon Koei
LAPI ITB
SMEC INTERNATIONAL


Jumlah Pengunjung



Artikel Favorit

 

 











 

 

home mail

Patok Jalur KA Pelabuhan Tanjung Api-Api Hilang
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 12 Juni 2007
Palembang - Proyek besar Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) yakni pembangunan Pelabuhan International Tanjung Api-Api terhambat oleh perbuatan orang iseng. Patok-patok penanda pembangunan rel KA sepanjang 87 kilometer dari Stasiun Simpang, Ogan Ilir, ke pelabuhan Tanjung Api-Api, Banyuasin, Sumsel, hilang.

"Karena jalur yang sudah ditandai dengan patok hilang, jadi sulit dilacak rute jalur KA yang akan dibangun," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Sumsel, Musyrif Suwardi, kepada pers, di kantornya, Jalan Kapten A.Rivai Palembang, Selasa (12/06/2007).

Bahkan, jalur rel KA akan dibangun juga menabrak sebuah pabrik tedmond di Desa Gasing, sebuah masjid, serta pondok pesantren di Banyuasin. Oleh karena itu, Musyrif meminta persoalan lokasi jalur KA itu, khususnya yang menabrak sebuah pabrik dan ponpes, segera diselesaikan bawahannya.

Sementara Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumsel Mulyadin Roham mengatakan, tidak semua patok rencana pembangunan rel keretapi itu hilang. Namun hanya sebagian kecil akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Saya rasa tidak seluruhnya yang hilang, hanya pada bagian tertentu saja seperti di Ogan Ilir, dan Banyuasin. Jelas kita rugi, apalagi pihak konsultan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah menetapkan lokasi yang akan dibebaskan untuk pembangunan," ujar Mulyadin.

Lalu bagaimana dengan pabrik, masjid dan ponpes? "Kita sudah berkoordinasi dengan PT KAI. Diharapkan pembangunan jalur rel KA tersebut dapat dibelokkan sedikit. Sehingga lokasi yang sebelumnya diperkirakan tertabrak perlintasan KA bisa menghindari pabrik, masjid, dan ponpes," katanya.

Seperti dikatakan Musyrif, pada 2007 ini pembebasan lahan kawasan keretapi untuk pelabuhan Tanjung Api-Api harus selesai. "Kita berharap agar panitia Banyuasin, Palembang dan OI sudah masukkan angka-angka rencana pembebasan lahan. Nantinya, angka-angka ini yang akan kita masukan ke ABT 2007," katanya.

 
 
  PT. Dardela Yasa Guna - Jakarta - Indonesia © copyright 2006 - 2014