Who's Online
Ada 22 tamu sedang online


Our Partners
MGC
JTC
Nippon Koei
LAPI ITB
SMEC INTERNATIONAL


Jumlah Pengunjung



Artikel Favorit

 

 











 

 

home mail

Konsultan Jepang & lokal mengikuti tender proyek MRT
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 28 April 2007
Tujuh perusahaan konsultan Jepang dan 14 perusahaan lokal siap mengikuti tender prakualifikasi konsultan pelayanan teknik (engineering services) proyek mass rapid transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Dukuh Atas, Jakarta.

Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Soemino Eko Saputro mengatakan mereka telah terdaftar sebelum penutupan tender prakualifikasi konsultan teknik MRT.

Menurut dia, ketujuh perusahaan Jepang itu kemungkinan akan membentuk konsorsium konsultan sehingga menjadi tiga perusahaan besar yang akan memperebutkan tender prakualifikasi konsultan teknis MRT.

Untuk itu, lanjut Soemino, pihaknya akan memberikan waktu kepada tujuh perusahaan konsultan Jepang itu dengan mengundurkan masa penutupan tender prakualifikasi satu pekan.

"Kami memang akan mengundurkan jadwalnya satu minggu ke depan untuk mengakomodasi permintaan peserta tender," kata Soemino, kemarin.

Sesuai jadwal, tender prakualifikasi proyek pelayanan teknik MRT Jakarta dibuka sejak 10 April dan akan ditutup pada 24 April (hari ini). Namun, tender akan diundur hingga 1 Mei sesuai permintaan peserta tender dari Jepang.


Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Dephub Sugiadi Waluyo menambahkan tujuh perusahaan konsultan Jepang yang mendaftar a.l. Pacific Consultants International, Nippon Koei dan Japan Transportation Consultants (JTC) Inc.

Dia menjelaskan ketiga perusahaan itu sejak awal mengikuti proses MRT mulai penandatanganan perjanjian (loan agreement) pelayanan teknik MRT di Jepang.
Selain itu, lanjutnya, ketiga perusahaan itu juga berpengalaman menjadi konsultan teknik untuk proyek kereta api yang didanani dari pinjaman Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
"Kami akan memilih perusahaan konsultan yang kredibel baik dari sisi kemampuan, pengalaman, peralatan hingga tenaga ahlinya," kata Sugiadi.

Jadwal tender

Sesuai jadwal, tender pelayanan teknik MRT Jakarta akan digelar setelah dilakukannya rapat dewan pengarah (steering committee) pengadaan konsultan MRT.
Sugiadi memaparkan lingkup pekerjaan konsultan pelayanan teknik MRT terbagi menjadi tiga, yakni membuat desain teknik (engineering design), manajemen dan melaksanakan tender asistensi MRT.
Pembangunan MRT di Jakarta total senilai US$921 juta akan dibagi dalam dua tahap, yakni pelayanan teknik dan konstruksi.

Saat ini, Dephub akan melaksanakan tahap pertama dengan menyiapkan tender pekerjaan pelayanan teknik untuk proyek MRT yang didanai Jepang.
Sesuai beban kerja proyek MRT, pemerintah pusat harus mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkeretaapian menjadi undang-undang, masalah sosial yang akan timbul, dan capacity building MRT.
Pemprov DKI diminta menyiapkan manajemen lalu lintas, pembebasan tanah, pembangunan jalur busway, pengurangan jalur bus yang berhimpitan dengan jalur MRT.

Pemprov DKI juga diwajibkan mengintegrasikan tarif dengan busway dan bus lain dan pengembangan jasa non-KA sampai 15% dari pendapatan totalnya.
Tahap pelayanan teknik hingga tender konstruksi proyek MRT dijadwalkan selesai selama satu tahun dan setelah itu konstruksi diharapkan bisa dimulai 2008 hingga selesai empat tahun mendatang.

Disuting dari : http://www.bisnis.com


Terakhir diperbaharui ( Selasa, 01 Mei 2007 )

 
 
  PT. Dardela Yasa Guna - Jakarta - Indonesia © copyright 2006 - 2014