Who's Online
Ada 39 tamu sedang online


Our Partners
MGC
JTC
Nippon Koei
LAPI ITB
SMEC INTERNATIONAL


Jumlah Pengunjung



Artikel Favorit

 

 











 

 

home mail

Konsultan Jepang & lokal mengikuti tender proyek MRT
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 28 April 2007
Tujuh perusahaan konsultan Jepang dan 14 perusahaan lokal siap mengikuti tender prakualifikasi konsultan pelayanan teknik (engineering services) proyek mass rapid transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Dukuh Atas, Jakarta.

Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Soemino Eko Saputro mengatakan mereka telah terdaftar sebelum penutupan tender prakualifikasi konsultan teknik MRT.

Menurut dia, ketujuh perusahaan Jepang itu kemungkinan akan membentuk konsorsium konsultan sehingga menjadi tiga perusahaan besar yang akan memperebutkan tender prakualifikasi konsultan teknis MRT.

Untuk itu, lanjut Soemino, pihaknya akan memberikan waktu kepada tujuh perusahaan konsultan Jepang itu dengan mengundurkan masa penutupan tender prakualifikasi satu pekan.

"Kami memang akan mengundurkan jadwalnya satu minggu ke depan untuk mengakomodasi permintaan peserta tender," kata Soemino, kemarin.

Sesuai jadwal, tender prakualifikasi proyek pelayanan teknik MRT Jakarta dibuka sejak 10 April dan akan ditutup pada 24 April (hari ini). Namun, tender akan diundur hingga 1 Mei sesuai permintaan peserta tender dari Jepang.


Terakhir diperbaharui ( Selasa, 01 Mei 2007 )
Baca selengkapnya...
Terbuka peran swasta dalam Perkeretaapian
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 28 April 2007
Rancangan Undang-Undang tentang Perkeretaapian disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR bidang Korindagbang Muhaimin Iskandar di Ruang Paripurna DPR, Selasa (27/03).

Putra Jaya Husin (F-PAN) yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan perkeretaapian baik penyelenggaraan sarana, prasarana dapat dilaksanakan secara terbuka.  Selain itu,  dalam penyelenggaraan perkeretaapian, pemerintah dapat mendorong keikutsertaan peran serta swasta, masyarakat dan Pemerintah Daerah. Penyelenggaraan perkeretaapian ini dapat dilaksanakan pada penyelenggaraan prasarana atau sarana perkeretaapian.

Juru bicara F-PDIP Rendy Lamadjido dalam pandangan Fraksinya mengatakan,  dengan dilibatkannya pihak swasta dalam perkeretaapian hendaknya Badan Usaha yang sudah ada tetap menjalankan fungsinya sebagaimana adanya dan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanannya. PT KAI hendaknya tidak berkecil hati dan merasa tersisihkan, oleh karena itu F-PDIP meminta keadaan tersebut dijadikan sebagai pemicu semangat dan pembuktian diri.


Terakhir diperbaharui ( Minggu, 29 April 2007 )
Baca selengkapnya...
Investasi Jalan Tol
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 20 April 2007
Pembangunan dan pengelolaan infrastruktur jalan termasuk salah satu faktor yang menentukan perkembangan ekonomi wilayah, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan. Untuk itu Pemerintah perlu untuk selalu berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sehingga kesenjangan antara kebutuhan dan pelayanan yang ada dapat diminimalkan.

Pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat sejak dekade tahun 80-an, terutama pada daerah perkotaan, telah menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan akan infrastruktur khususnya jalan raya. Pembangunan ruas jalan non tol dan jalan tol baru terus dilaksanakan dan disesuaikan dengan fungsi-nya masing-masing.

Pembangunan jalan baru memerlukan biaya yang besar, dana Pemerintah yang terbatas harus didistribusikan sedemikian rupa sehingga tercipta suatu pemerataan. Berkaitan dengan hal tersebut, pembangunan jalan tol membuka peluang partisipasi sektor swasta dalam pendanaannya yang diharapkan dapat membantu pemecahan permasalahan pendanaan pembangunan infrastruktur.

Manfaat strategis pembangunan jalan tol diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Pembukaan lapangan pekerjaan berskala besar dalam sektor formal maupun informal.
  • Peningkatan penggunaan sumber daya dalam negeri.
  • Upaya Pemerintah dalam mengembalikan Indonesia menjadi salah satu lokasi investasi terbaik di Asia Pasifik.
  • Meningkatkan kegiatan ekonomi sebagai pendorong peningkatan PDRB dan ekspor.
  • Meningkatkan sektor riil dengan menciptakan efek multiplier bagi perekonomian nasional.
Sejak Pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang peran partisipasi sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur maka pertumbuhan pembangunan jalan tol di Indonesia mulai meningkat.. Saat ini, ada 647 km jalan tol yang sudah dioperasikan di Indonesia, dimana 499 km. dioperasikan oleh PT. Jasa Marga dan 148 km dioperasikan oleh investor swasta.


Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 21 April 2007 )
Baca selengkapnya...
Sistem Jaringan Jalan berdasarkan Konsepsi Pengaturan
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 18 April 2007
Secara legal formal UU No. 13 tahun 1980, masih berlaku, tetapi dengan keluarnya UU No. 22 tahun 1999 dan PP No. 25 tahun 2000, mestinya perlu dilakukan penyesuaian terhadap Undang Undang tentang jalan tersebut, khususnya penyesuaian dengan kondisi Otonomi Daerah dan reformasi. Saat sekarang di tingkat pusat sedang dirancang penyesuaian Undang Undang baru tersebut, yang masih berupa Konsepsi. Tetapi secara system tidak mengalami banyak perubahan, UU No.13 Tahun 1980 dengan rencana sekarang, yang berubah adalah dari segi kewenangan.

Dalam penyusunan konsepsi itu mengikuti 4 asas, yakni asas Keamanan & Keselamatan, asas Manfaat, asas Effisiensi & effektifitas dan asas Keserasian, Keselarasan & Kesimbangan.

Berdasarkan Lingkup Pengaturan, jalan dikelompokan menurut Peruntukan, Sistem, Fungsi, Status dan Kelas.


Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 21 April 2007 )
Baca selengkapnya...
Jalur Kereta Api Lintas Rantau Prapat Kota Pinang
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 18 April 2007
Jalan kereta api sebagai salah satu moda angkutan darat berfungsi untuk mempercepat pengembangan daerah, karena untuk jarak angkut yang cukup jauh kereta api merupakan moda angkutan darat yang paling ekonomis, aman, cepat dan murah serta ramah lingkungan.  Khususnya untuk angkutan barang yang berat, kereta api lebih unggul daripada angkutan jalan raya.

Khusus untuk Pulau Sumatera yang merupakan daerah berpotensi sumber daya alam yang besar seperti minyak (Riau), batubara (Sumatera Selatan), semen (Sumatera Barat), kelapa sawit, karet yang menyebar di semua propinsi.  Produk-produk tersebut apabila diangkut lewat jalan raya dengan kendaraan bermotor yang menpunyai tekanan gandar yang melebihi tekanan yang diijinkan akan merusak jalan raya dan dengan demikian mempersingkat umur rencana jalan dan menambah biaya pemeliharaan jalan.  Sedangkan apabila diangkut lewat sungai/laut dengan kapal akan memakan biaya yang mahal.

Dengan semakin meningkatnya produk hasil bumi tersebut, maka perlu dicarikan alternatif sistem angkutan yang mempunyai karateristik yang cocok, yaitu sistem yang bisa mengangkut secara masal, jarak jauh, aman, murah dan ramah lingkungan yaitu kereta api.

Oleh karena itu perlu dikaji lebih mendalam dengan memperhatikan beberapa jal diantaranya keadaan tanah, curah hujan, sosio-ekonomis, penduduk dan jumlah angkutan.  Namun sistem angkutan kereta api mempunyai kelemahan diantaranya memerlukan modal besar dan tidak selincah kendaraan bermotor (track bound).


Baca selengkapnya...
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya > Akhiri >>

Hasil 61 - 70 of 81

 
 
  PT. Dardela Yasa Guna - Jakarta - Indonesia © copyright 2006 - 2014